Sunday, September 9, 2018

Jenis Jenis SEO

Jenis - Jenis SEO


  1. Optimisasi Halaman (SEO On Page)

Disebut on page karena yang dioptimalkan adalah website itu sendiri, bukan dengan cara dari luar website seperti mencari backlink atau memasukkanartikel ke social bookmark. Mesin pencari akan mencari halaman-halaman yang paling cocok dengan istilah pencarian yang dimasukkan pengguna.

Itu sebab, penting untuk membidik kata kunci yang dicari setikdaknya lebih dari ribuan bahkan jutaan kali dalam sebulan. Jadi akan percuma untuk mengoptimalkan sebuah halaman yang mengandung kata kunci yang tidak atau sedikit dicari orang. Contohnya seperti memasang meta tag, heading bread cumb, dan lainnya. SEO On Page digunakan pada saat awal mengoptimasi sebelum masuk ke blog/web berikutnya.


Cara melakukan Optimasi halaman adalah dengan memastikan kata kunci - kata kuhnci tersebut berada di bagian halaman web berikut ini;

  • Nama domain (jika memungkinkan, untuk kata kunci pendek)
  • Title tag (tag judul)
  • Meta description tag
  • kategori dan sub-kategori halaman
  • URL
  • Breadcumbs
  • headings (h1,h2,h3 dan seterusnya)
  • Image and Image slider (Nama file dan alt text)
  • isi halaman (body copy), berupa kata kunci tersebut dan kata yang terkait seperti sinonim-sinonim nya dan variasi kata bentuknya.
  • Tautan eksternal ke situs otoritas seperti perusahaan-perusahaan dan organisasi-organisasi yang penting. 


Contoh hasil SEO On Page


Hasil gambar untuk contoh seo on page


Hal - hal yang harus dihindari saat melakukan SEO On Page;

  1. Penggunaan kata kunci yang berlebihan di elemen-elemen situs atau halaman web (Keyword Stuffing)
  2. Menggunakan warna huruf yang sama dengan warna background halaman web (Hidden texts)
  3. membuat isi halaman web dengan alat bantu secara otomatis (Auto generated Content atau AGC), misalnya
    a) menduplikasikan artikel dengan alat bantu perangkat lunak tanpa mengecek kualitasnya lagi artikel-artikel yang baru (Content Spinning)
    b) membuat halaman web dengan mengambil potongan-potongan teks atau gambar situs-situs lain bukan miliknya (Content Stealing) lalu menggabungkannya menjadi halaman web miliknya (Conent Scrapping)
  4. Menyalin isi milik orang lain (Plagiarism)
  5. Membuat halaman yang berbeda untuk mesin pencari dan pengunjung (Cloaking)
  6. Mengganti isi halaman secara keseluruhan setelah halaman tersebut mendapat ranking di SERP (swapping)
  7. Membuat sebuah halaman-halaman khusus untuk menarik perhatian mesin pencari, namun mengarahkan pengunjung manusia ke halaman yang lain (doorway pages)




           2. Optimisasi Luar-situs (SEO Off Page)

SEO Off Page adalah optimisasi Blog/web yang dilakukan di luar blog/web. Teknik ini digunakan dengan cara Ping, submit ke webmaster, submit ke sosbok dan mencari backlink di blog/web lain. Backlink juga dikenal sebagai link masuk, inbound link, inlink, dan link balik (atau tautan balik), adalah link (atau tautan) yang masuk ke sebuah situs web atau halaman web. Dalam terminologi dasar link, backlink adalah link apapun yang diterima oleh sebuah node web (halaman web, direktori, situs web atau domain tingkat atas) dari node web lain.
Semakin banyak backlink maka blog akan semakin diperhatikan search engine.

a) Cara Optimisasi SEO Off page
  1. Sosial Media, yaitu dengan cara membagikan artikel atau link artikel di halaman facebook, twitter dan media sosial lainnya. Sosial media berpengaruh besar membantu website kita cepat dikenal user, mengingat sosial media saat ini snagat besar dan memiliki member dari seluruh dunia.
  2. Backlink, adalah link dari blog/website lain yang mengarah ke blog kita. Semua orang yang terlibat dalam bisnis online dan internet marketing memiliki peranan sangat penting dalam suatu blog atau situs
  3. Forus Diskusi, yaitu dengan cara mendaftarkan diri ke forum diskusi onlinedan juga harus ikut berinteraksi dalam diskusi tersebut
  4. Submit ke Web directory - submit blog/situs ke web directory seperti lintas.me, viva log, dan lainnya.
  5. Submit blog/situs ke berbagai Webmaster Tools, dan Social Bookmark.
  6. Blogwalking dengan cara berkomentar di blog dofollow yang ber-page rank tinggi dan tukar link sesama blogger

b) Hal yang perlu diperhatikian saat melakukan SEO Off page
Ada beberapa hal yang hrus diperhatikan dan dijaga supaya mendapat nilai tautan yang optimal. Sebab jika tidak, maka mesin pencari akan menilai aktifitas optimisasi luar-halaman ini masuk kategori black-hat SEO.

            Poin-poin penting itu, di antaranya;
  1. Keberagaman atau variasi sumber tautan-balik (Link diversity) 
  2. Domain yang berbeda. variasikan membangun tautan balik dari berbagai situs yang berbeda-beda, jangan hanya dari 1 atau 2 situs saja.
  3. Hirarki situs luar yang berbeda. dapatkan tautan balik eksternal, baik dari halaman depan situs web (homepage atau root domain) dan juga dari isi situs web (content). Persentase situs web: isi adalah sekitar 40:60
  4. Hirarki situs internal yang berbeda. Dapatkan tautan balik ke halaman depan situs web anda sekitar 20% - 50% dan selebihnya tautan balik ke halaman-halaman web anda yang lain (deep atau inner pages) 
  5. Page Authority (PA) dan Domain Authority (DA) yang berbeda-beda. Jangan mendapatkan tautan balik hanya dari situs ber- PA tinggi saja atau ber-PA rendah saja. Tapi bervariasi. Begitu juga dengan DA\
  6. Follow vs no-follow. Persentase jenis tautan follow sekitar 60% - 90% dan no-follow sekitar 10% - 40%. Jangan sampai semua tautan balik berjenis follow saja atau no-follow saja.